Edukasi untuk Menjadikan Lansia Tetap Sehat dan Bahagia

Authors

  • sri Mustika UHAMKA
  • Eko Digdoyo

Keywords:

happiness, brain excersice, light exercise, elderly people

Abstract

Usia harapan hidup (UHH) masyarakat Indonesia semakin panjang. Menurut data statistik, jumlah
warga lanjut usia (lansia) di Indonesia pada Mei 2018 mencapai 22,4 juta. Sesuai dengan UndangUndang

RI No. 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia yang dimaksud lansia adalah
warga yang berusia 60 tahun ke atas. Persatuan Wanita (Perwani) Komplek PLN Duren Tiga, Jakarta
Selatan dan Unit Pemberdayaan Perempuan Masjid Al Ikhlas, Jati Padang, Jakarta Selatan
merupakan perkumpulan yang beranggotakan para lansia. Mereka umumnya mengalami persoalan
lansia, seperti menurunnya fungsi organ tubuh, kesepian setelah anak-anaknya memiliki aktivitas
sendiri, dan mulai sering lupa. Untuk menanggulanginya tim pengabdian masyarakat
menyelenggarakan edukasi untuk menjadikan lansia tetap sehat dan bahagia. Salah satu kegiatannya
adalah dengan senam ringan untuk kebugaran dan senam otak untuk mencegah kepikunan. Hasil
temuan dari kegiatan ini, para lansia kurang mendapat edukasi mengenai cara mempertahankan
kesehatan dan belum pernah mendapat pelatihan senam otak untuk mencegah kepikunan. Simpulan
dari kegiatan pengabdian ini adalah peserta memahami bahwa kondisi kesehatan lansia sangat
berkorelasi dengan faktor genetik dan gaya hidup semasa muda; terdapat beberapa faktor yang dapat
membuat lansia merasa kesepian, tidak bermakna hidupnya, dan sakit, yaitu kurangnya komunikasi
dengan lingkungan. Pelatihan ini berupaya memotivasi para lansia agar tetap sehat dan bahagia

Downloads

Published

2020-11-16

Issue

Section

Articles