Pelatihan Kampanye Anti Bullying Bagi Warga Pamulang Tangerang Selatan

  • Novi Andayani Praptiningsih
Keywords: Pelatihan, Kampanye, Anti, Bullying

Abstract

Bullying merupakan suatu istilah asing yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti sebagai perundungan. Namun istilah bullying lebih dikenal di masyarakat dibandingkan dengan istilah perundungan. Pelaku bullying bisa melakukan tindakan amoral tersebut dimungkinkan karena memiliki kekuasaan terhadap sesuatu, misalnya para remaja yang membentuk gank atau semacamnya pasti memiliki pemimpin yang menuntun jalannya kelompok tersebut. Pemimpin merasa memiliki kekuasaan terhadap individu di luar kelompok yang terlihat lemah. Pemimpin ini merasa bisa melakukan hal apapun di bawah kehendaknya.  Tujuan Kampanye Anti Bullying bagi bagi ibu-ibu, anak-anak, serta remaja Karang Taruna Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, sebagai berikut : 1) Memberikan pemahaman dan menginformasikan mengenai segala bentuk tentang segala bentuk Bullying, baik secara verbal maupun non verbal. 2) Mengedukasi masyarakat dalam mengampanyekan anti Bullying, baik secara verbal maupun non verbal. Untuk mewujudkan solusi yang ditawarkan di atas, maka pendekatan yang digunakan adalah dengan melibatkan ibu-ibu, anak-anak, serta remaja Karang Taruna sebagai partisipan aktif selama kegiatan berlangsung. Keterlibatan mitra yang diutamakan melalui partisipasi dalam bentuk diskusi, praktek mengedukasi, serta menjadi agen yang dapat mempersuasi kesadaran pentingnya mengetahui dan memahami substansi Kampanye Anti Bullying, sebagai berikut : Pertama, melakukan orientasi dalam bentuk ceramah dan diskusi mengenai pentingnya pemahaman tentang bentuk-bentuk bullying yang banyak dialami oleh anak-anak, remaja, terutama perempuan. Kedua, melakukan role play atau simulasi dalam rangka mengedukasi dan sosialisasi kampanye anti bullying. Ketiga, melakukan latihan presentasi bagi agen komunikasi dengan memberikan penjelasan betapa pentingnya Kampanye Anti Bullying yang dalam hal ini dipresentasikan oleh perwakilan remaja Karang Taruna dan ibu-ibu yang berminat aktif dalam penanggulangan bullying yang banyak dilakukan pada orang yang lebih lemah. Hasil Pelaksanaan Kampanye Anti Bullying ini telah menunjukkan perubahan positif pada peserta yaitu pada ibu-ibu, anak-anak, dan remaja Karang Taruna dalam hal pemahaman mengenai segala bentuk bullying/kekerasan dan cara mengeliminirnya.

Published
2020-02-26
Section
Articles