Pelatihan English For Young Learners untuk Guru Bahasa Inggris Sekolah Dasar Muhammadiyah se-Jakarta Timur

  • Nita Kaniadewi
  • Burhayani Burhayani
  • Martriwati Martriwati
Keywords: English for young learners, guru sekolah dasar, mata pelajaran Bahasa Inggris

Abstract

Pelatihan English for Young Learners (EYL) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi akademis dan pedagogis guru-guru Bahasa Inggris di SD Muhammadiyah se-Jakarta Timur. Pelatihan ini diselenggarakan selama 2 hari, yaitu pada tanggal 13 dan 20 Januari 2018, di gedung SD Muhammadiyah 4, Jakarta Timur. Pelatihan diikuti oleh 22 orang peserta yang terdiri dari 16 orang guru SD Muhamaadiyah dan 6 orang guru SD non-Muhammadiyah. Pelatihan melibatkan 4 dosen sebagai narasumber yang semuanya merupakan dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP UHAMKA dan 2 orang mahasiswa yang merupakan peserta mata kuliah EYL kelas 7A Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP UHAMKA. Pelatihan dilakukan dengan menyampaikan materi yang berupa landasan teoretis terkait hakikat pembelajaran Bahasa Inggris, serta  prinsip pembelajaran keterampilan dan pembelajaran komponen Bahasa Inggris untuk siswa SD. Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan praktek mengajar (peer-teaching) dengan menggunakan RPP, media, dan metode yang sebelumnya telah dipersiapkan secara berkelompok. Untuk mengukur tingkat ketercapaian target, digunakan instrumen berikut ini: (1) pre-test, (2) post test, (3) rubrik simulasi pembelajaran (peer-teaching rubric); (4) angket peserta. Adapun hasil dari pelatihan ini adalah sebagai berikut: (1) delapan puluh delapan persen (88%) peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan tentang konsep teoretis pembelajaran EYL (hasil post-test); (2) nilai post-test peserta pelatihan mengalami peningkatan sebesar 20%; (3) seratus persen (100%) peserta pelatihan mengalami peningkatan pengalaman mengajar EYL (hasil angket); (4) sembilan puluh empat persen (94%) peserta pelatihan mengalami peningkatan kompetensi akademis dan pedagogis sebagai guru EYL (hasil angket); (5) tujuh puluh lima persen (75%) peserta pelatihan mampu melakukan praktek mengajar/peer-teaching EYL dengan baik sesuai landasan teoretis yang telah dipelajari sebelumnya di dalam pelatihan (hasil rubrik penilaian peer-teaching); (6) berdasarkan hasil angket, kegiatan pelatihan ini menambah pengetahuan dan pengalaman peserta, meningkatkan kinerja, kompetensi akademis serta kompetensi pedagogis peserta, dan menjawab permasalahan sehari-hari yang dihadapi peserta di kelas. Untuk itulah 100% peserta sepakat bahwa kegiatan pelatihan seperti ini perlu terus diadakan. Dengan demikian dapatlah disimpulkan bahwa pelatihan EYL mampu meningatkan kompetensi akademis dan pedagogis guru-guru Bahasa Inggris di SD Muhammadiyah se-Jakarta Timur dan direkomendasikan untuk diadakan kegiatan serupa di masa yang akan datang.

Published
2020-02-26
Section
Articles